Mba rosi bukan tante girang, dia istri simpanan. dia terus memintaku untuk ngentotnya tiap malam. Aku sendiri mau. Dapat memek cewek cantik gratis
mba rosi adalah istri simpanan bosnya. Umurnya 35 tahun, Wajahnya cantik, kulit putih, payudara 36 B. tinggi tubuhnya 165, terpaut sekitar lima centi di dengan tinggi tubuhku. Aku sendiri joni, masih berumur 22 tahun, anak kost.
jam sudah berada di angka sembilan malam ketika aku mengetuk kamar kost mbak rosi yang berada disangmping kamar kostku, untuk pinjem cd musik grup band yang lagi naik daun. Alangkah kaget ketika ku temui dia sedang mabuk berat, bicaranya ngawur. Bahkan sering mencaci maki suaminya sendiri.-cerita seks perkosaan
Malam itu aku jadi penonton orang mabuk. Sampai akhirnya tidur dan ku tinggalkan.
Esok malam mba rosi datang ke kamarku. Dia membawa sebotol minuman keras . Bahkan sekarang dia memintaku untuk ikut minum.
:”nggak ah mba, aku gak terbiasa”
“enak jon, cobain, ayo cobain,: “dia sedikit memaksa
mbak rosi meyodorkan segelas miras ke mulutku. Aku menolak. Dia memaksa. Aku terus menolak. Ketika mba rosi terus memaksa tangannya ku pegang, gelasnya ku rebut dan ku simpan di meja, mbak rosi berusaha mengambil, tapi ku cegah dan kuhalangi, perebutan gelas membuat tubuhu tubuh kami berhimpitan. Oh… daging kenyal di dada mba rosi menekan tubuhku. Kontolku konak jreg…..jreng……
Mbak rosi rupanya menyerah, hingga dia menenggak miras yang masih di dalam botol. Ku rebut lagi botolnya dan ku simpan di atas meja. Ketika dia akan mengambil botol buru-buru ku peluk dia.
“udah, mba, udah, jangan minum terus…”
“kamu ga punya hak ngelarang mba, jon”
Aku tahu tidak punya hak, tapi aku kasihan padanya.-cerita seks perkosaan
Entah gimana aku memulai, tapi ketika itu ku dorong mbak rosi ke atas kasur. Hingga berguling. Ketika ia akan bangkit kembali, langsung ku tindih dia . Oh….sungguh tak pernah kebayang aku melakukan hal itu.. mbak rosi terus meronta, tapi kedua tangannya ku tahan, gairah ku terbakar melihat toket montok di hadapan, tak kuat melihat pemandangan ini, tanganku bergerrilya.
“joni, kamu kurang ajar,….”
Kurang ajar? Aku tak peduli, gairahku sudah terbakar, kubuka pakaiannya secara paksa. Ada sedikit perlawanan darinya tapi aku berhasil membongkar pakaiannya hingga mengenakan celana dalam saja.
“kamu mau ngapai sama mba, jon”
Aku tidak menjawab, ku buka celana pendek dan celana dalamku. Hanya kaos ketat yang menempel di tubhku.
“jon,,,…”hanya itu yang keluar dari mulut mba rosi ketika ku buka celana dalamnya hingga ia bugil.
Tanpa basa-basi lagi, langsung ku masukan kontolku ke memeknya, bles….bles….ogh…ogh,,,agh,,,,,,,
Ogh,,,,,agh,,,,bles….bles…..ah mba rosi menjerit kesakitan. Tapi terus ku paksa hingga masuk semua kontolku.
Aku tidak tahu apakah aku sedang memperkosa cewek atau bukan, yang jelas, mbak rosi terus melakukan perlawanan ringan
Oghh……ogh,,,,,enak sekali memek mbak rosi, lubang memeknya masih sempit. Kuhisap payudara sebelah kiri, sementara toket kanan ku remas-remas dengan cukup kasar.
Mbak rosi mengelinjang kasar, tangannya menjambak rambutku keras hinggga aku kegalapan “ agh…Kamu kurang ajar jon egh…eghh….” Desahnya “kurang ajar …egh,,,oghh…”
Aku henttikan aksiku, ku tarik kontolku dari memek, aku termangu duduk di sampinya
cukup lama aku terdiam. Ada kesadaran dalam kebingungan dalam diriku, bahwa Aku telah menggagahi istri orang. Mbak rosi, ya mbak rosi, wanita cantik yang sekarang sedang terbaring menyamping di dekatku.
“mbak, mbak. …maafin aku mba. Aku khilaf” kalimat itu akhirnya meluncur dari mulutku, meski sebenarnya birahiku belum tuntas karena belum memuntahkan sperma ke memeknya. Mbak rosi tidak menjawab. Diam saja. -cerita sex perkosaan-
“kenapa kamu lakuin ini jon”
“aku terangsang banget mba, lagian, aku sebel lihat mbak minum-minum terus”
Mbak rosi bangun dan duduk di sampingku.
“mbak ga akan laporin kejadian tadi kan”
“mungkin besok mbak ke kantor polisi” suara datar meluncur dari mulutnya
Aku menoleh. Dia diam saja. aku turun dari tempat tidur, ku ambil celana dalam yang tergeletak di lantai. Dalam keheningan ketika aku akan memakai celana dalam, sorot mataku kembali pada tubuhnya. Ku dekati dia, ku rebahkan kembali mbak rosi hingga telentang, ia meronta. Tapi dengan mudah kontolku kembali masuk pada memeknya. -bleess….bles…..bles….ogh..ogh…. ku genjot mba rosi yang terus menggelinjang.
“egh,,,kurang ajar, kamu jon, egh….ogh…. polisi…,polisi.egh…..besok ke polisi…..”
aku tidak tahu apakah benar ancaman mba rosi itu, yang ada di otakku aku ingin menuntaskan dulu birahi .
egh…..ogh….oug…bles…bles…….
“laporin aja mba, yang penting memek mba sudah aku rasain”
Oghhh……..oghh…aghhhh………..
“lebih keras…lebih keras…..oghh……”
Aku sedikit kaget mendengar rintihan permintaan itu; lebih keras?
:”kenapa mba?”
“kasarin mba jon…., kasarin mba……..oghhh….iya gitu..terus…..oghh terus….”
Ku penuhi permitaan nya, ku entot dia dengan kasar, gerakan-gerakanku semakin cepat, keringat sudah mengalir dari tubuhku.
“sedikit lagi..oghh…oghh…………agghhhhhh…agh….ogh……mba keluuuuuuuar…..ooooooooogggggggggggggggg………………….”
Ku hentikan genjotan. Kuciumi pipi dan lehernya
“mba…..”
“jangan ngomong, .lakuin lagi, kalo nggak……”
aku tersenyum senang mengerti maksudnya. aKu pun melanjutkan ngentot memeknya. ada kesimpulan yang kuperoleh ketika itu, yaitu mbak rosi minta aku untuk ngentot dengan sedikit kasar. Hingga aku mencapai klimaks, begitu juga mba rosi dapat ejakulasi untuk yang kedua kalinya. cerita seks perkosaan-
******
Setelah perkosaan pertama itu, hampir tiap malam,. aku di minta memperkosanya, baik di kamarku, atau di kamarnya. Tentu tidak sungguhan adegan perkosaan, karena kami berdua sangat menikmati. Satu hal yang pasti, mbak rosi menginginkan permainan yang hot, bukan blesek,blesek terus kelar..
Aku senang mba rosi bisa tersenyum setiap hari, kebiasaan maboknya sudah hilang sama sekali. Dan di suatu malam sekitar jam setengah dua belas, ketika dia baru pulang kerja; tiga bulan setelah kejadian itu.
“lama banget sih pulangnya”
“kenapa? Udah ga tahan?” candanya sambil tersenyum
Aku tidak menjawab. Yang kulakukan adalah menelanjanginya hingga bugil
“tunggu dulu jon. Ada yang mau mba ceritakan”
Kami berbaring telanjang di tempat tidur
“mulai hari ini mba udah bukan lagi istri orang” mbak rosi kemudian menceritakan pertemuan dengan suaminya untuk mengakhiri perkawinan siri.
“terus, rencana mba gimana”
“biarin aja, gimana nanti. Satu hal yang mba minta dari kamu,yaitu, kamu jangan kawin dulu, mbak masih pengen di entot kamu”
“siap bu” Aku mengiyakan, meski jawaban itu sepenuhnya bukan atas permintaannya. Tapi karena aku sendiri masih terlalu muda untuk kawin dengan pacarku.
“siap apa?”
“siap untuk tidak cepet kawin”
Mba rosi tersenyum “mba juga siap”
“siap apa?”
“siap di perkosa”
Kami tertawa kecil. untuk kemudian bergulingan di kasur.
“aku nggak mau perkosa mbak”
:”kalau gitu mbak yang perkosa kamu”
Mbak rosi lah yang sangat aktif, ia menindihku, memompaku dari atas, gerakan turun naiknya mebuatku sangat bergairah. Aku yang tidur telentang dapat melihat jelas geraka liarnya. Bahkan ketika aku akan bangkit untuk duduk, aku di hempaskan kembali ke kasur. Aku dilarang aktif , mbak rosi lah bekerja sepenuhnya, atau mungkin lebih tepat dia sedang memuaskan dirinya, dan tentu otomatis aku juga.-cerita seks perkosaan-